Polisi Tangkap Pembunuh Raul yang Tewas di Pelukan Ibu

f16c43c9-e5c4-4ba5-825f-60537c4c43ff_34.jpg

SebarBerita – Berselang sepekan setelah pembunuhan Raul, Polres Tangerang Selatan akhirnya berhasil menangkap pelakunya. Pelaku, Amir Rojali alias Aming (26) ditangkap di Tegal, Jawa Tengah.

“Tersangka ditangkap di rumah orang tuanya di Sokasari Bumi Jawa, Tegal, Jawa Tengah pada Rabu (24/5),” ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti celana jins panjang warna biru dan kaus oblong warna biru tua bertuliskan ‘Unitet Unto Deep Hardcore’ yang dikenakan pada saat melakukan pembunuhan.

“Yang bersangkutan saat ini sudah ditahan di Polres Tangerang Selatan,” imbuh Fadli.

Aming membunuh Raul dengan cara menusuknya menggunakan pisau di Perum Taman Kedaung, Pamulang, Tangsel pada Rabu (17/5) sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam peristiwa itu, ibunda Raul, Ivo, juga mengalami luka akibat penusukan tersebut.

Bermula ketika Aming mendatangi rumah korban dengan menggunakan motor milik temannya. Setibanya di depan rumah Ivo, dia bertemu dengan Mimi, seorang pembantu. Dia menanyakan keberadaan Ivo dan Raul kepada Mimi.

“Kemudian dijawab Mimi bahwa Ibu Ivo sedang pergi sama Nanda, Raul ke warnet,” ucapnya.

Aming kemudian meminta Mimi untuk mengantarkannya ke warnet untuk menemui Raul. Setibanya di warnet, ternyata Raul tidak ada dan Mimi langsung pulang.

Setelah itu, Aming kembali ke rumah Ivo dan mencongkel rumahnya. Namun aksinya itu dipergoki oleh Ivo dan Raul yang baru tiba di rumahnya.

“Kemudian mereka bertiga masuk ke dalam rumah, kemudian ngobrol-ngobrol. Pelaku saat itu mengungkapkan untuk meminjam uang sebesar Rp 500 ribu dan dijawab Ibu Ivo ‘tidak ada’. Sampai akhirnya turun jadi Rp 200 ribu dan Rp 100 ribu, tetap dijawab tidak ada,” sambungnya.

Lantaran kesal, Aming kemudian pergi ke dapur dan mengambil pisau. Aming lalu menusukkan pisau tersebut ke bagian dada dan leher Ivo yang sdang duduk di anak tangga depan kamarnya.

“Karena ibunya berteriak, Raul kemudian keluar dan berteriak meminta tolong. Lalu korban Raul ini juga ditusuk oleh pelaku,” ungkapnya.

Melihat ibu dan anak sudah tergelepar, Aming kemudian melarikan diri dengan motornya yang diparkir di depan pintu gerbang rumah korban. Saat ditemukan warga, Raul saat itu dalam kondisi berlumuran darah di pelukan ibunya yang juga terluka.

Aming kemudian kabur ke arah Pamulang. Setibanya di Kali Sasak Tinggi, Aming berhenti dan membuang baju sweaternya dan sepatunya karena terkena bercak darah korban.

“Pelaku kemudian menuju ke rumah temannya di Sawangan Bedahan untuk mengembalikan motornya. Pelaku sempat menginap selama dua hari di rumah temannya itu,” ungkapnya.

Ketika menginap di rumah temannya, Aming sempat menceritakan kepada temannya itu bahwa motor yang dipinjamnya itu dipakai untuk membunuh. Selanjutnya, Aming menemui temannya bernama Rio di Pasar Kemiri, Sawangan untuk meminjam uang Rp 100 ribu.

“Dan dikasihlah uang itu sama temannya,” cetusnya.

Bermodalkan uang Rp 100 ribu yang dipinjamkan Rio, Aming berangkat ke Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Senin (22/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Aming tiba di rumah orang tuanya di Tegal, Jateng pada Selasa (23/5) pukul 07.00 WIB.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s