10 fakta mengejutkan tentang sejarah Hollywood

SebarBerita – Di zaman sekarang, hampir semua orang akan setuju kalau Hollywood merupakan ibu kotanya film dunia. Kota ini adalah tempat di mana banyak film besar diproduksi dan juga banyak selebriti yang menjadi terkenal.

Banyak orang yang membayangkan kalau Hollywood merupakan tempat yang serba glamor, tenar dan beruntung. Namun di balik itu semua, hanya sedikit yang tahu sejarah Hollywood sebenarnya. Nah, ingin tahu apa saja? Berikut 10 fakta mengejutkan tentang sejarah Hollywood yang dilansir dari Wonderslist.

1. Bintang kawakan Hollywood merupakan orang terakhir pengguna LSD sebagai terapi.

Seorang aktor Hollywood kawakan bernama Cary Grant sangat menyukai LSD (termasuk dalam narkotika). LSD merupakan jenis narkotika yang ampuh mengubah suasana hati pemakainya.

Grant sendiri didiagnosis memiliki kelainan emosional berkepanjangan atau prolonged emotional detachment. Untuk itulah seorang praktisi psikiatri bernama Dr Mortimer Hartman menggunakan LSD sebagai terapi untuk aktor tersebut. Namun di tahun 60-an, Food and Drug Administration mulai mengawasi Psychiatric Institute of Beverly Hills milik Hartman dan dipaksa tutup pada tahun 1962.

 

 

2. Hollywood Canteen.

Di tahun 1942, Bette Davis dan John Garfield mulai mendirikan Hollywood Canteen. Hollywood Canteen merupakan klub malam terpilih yang menawarkan hiburan, tarian dan makanan. Hollywood Canteen memiliki anggota profesional sebanyak 3.000 orang untuk melayani para militer.

Beberapa relawan di Hollywood Canteen antara lain Betty Grable, Judy Garland, Cary Grant dan Shirley Temple. Bintang-bintang wanita bahkan sering terlihat menari dengan para anggota militer dan menemani mereka. Ada juga bintang Hollywood yang bekerja di balik layar seperti mempersiapkan dan menyajikan makanan.

 

 

3. Peran wanita.

Seratus tahun yang lalu, wanita memiliki peran penting dalam perkembangan Hollywood. Helen Gardner merupakan aktris film pertama baik peran laki-laki maupun perempuan dalam produksi filmnya sendiri. Sementara Mabel Normand merupakan seorang aktris film bisu, penulis skenario, sutradara dan produser yang memiliki sendiri studio film dan perusahaan produksi di mana ia menjadi sosok penting dalam membantu karier Chaplin.

 

 

4. Nikita Khrushchev mengunjungi Hollywood.

Pada tahun 1959, Perdana Menteri Soviet Nikita Khrushchev mengunjungi Amerika Serikat, terutama Hollywood. Twentieth Century Fox mengundangnya untuk menonton film musikal Can-Can dan Khrushchev dengan senang hati menerimanya. Sebuah perjamuan makan siang pun diadakan, dan hanya 400 orang yang boleh ikut.

Banyak bintang Hollywood yang dengan senang hati ingin bertemu dengan diktator tersebut. Antara lain Gary Cooper, Kim Novak, Dean Martin, dan Ginger Rogers serta Marilyn Monroe.

 

 

5. Perkumpulan wanita Hollywood yang terlupakan.

Pada tahun 1916, pustakawan bernama Eleanor Jones mendirikan sebuah klub untuk wanita muda yang bercita-cita menjadi bintang Hollywood. Dengan dukungan Eleanor, para wanita muda ini mulai berlatih di ruang bawah tanah perpustakaan.

Eleanor berusaha meyakinkan pihak studio film dan pengusaha agar mendonasikan uang untuk menyewa sebuah rumah untuk menampung 20 wanita muda ini. Akhirnya, rumah perkumpulan wanita muda ini menjadi Hollywood Studio Club dengan 100 penghuni yang disediakan makanan, mesin tik serta ruang latihan.

 

 

6. Bapak Hollywood.

Howard Johnston Whitley atau dikenal sebagai Bapak Hollywood adalah seorang pengembang lahan yang sukses. Dijuluki seperti itu karena semasa hidupnya ia sudah mendirikan lebih dari 140 kota.

Pada pertengahan 1880an, Whitely datang ke California Selatan dan membeli peternakan. Ia juga membeli properti di Hollywood dan orang-orang mulai berdatangan ke kota ini. Pada awal abad 20, Whitely membawa telepon, listrik dan bahan bakar ke pinggiran kota baru ini dan ia membuka Hollywood Hotel yang terkenal. Whitely pula lah yang memberikan masukan untuk membuat tanda “Hollywoodland” sebagai bagian dari promosi.

 

 

7. Tanda Hollywood yang asli bertuliskan Hollywoodland.

Saat ini, tanda Hollywood selalu identik dengan bisnis pertunjukan. Padahal faktanya, tanda itu awal mulanya bagian dari iklan untuk pembangunan perumahan.

Seorang pengembang perumahan elit bernama Harry Chandler membangun tanda Hollywoodland atas masukan dari temannya, Whitely. Di tahun 1940-an, tanda ini sempat berantakan hingga akhirnya Hollywood Chamber of Commerce memutuskan untuk membangun kembali dengan tulisan “Hollywood” saja tanpa kata “Land”.

 

 

8. Hollywood melarang adanya bioskop.

Ironis sekali, Hollywood nggak hanya pernah melarang alkohol, tetapi tempat biliar, mengebut hingga bioskop. Namun pada tahun 1910, kota ini bergabung dengan Los Angeles untuk mengamankan pasokan air yang cukup dan juga untuk mendapatkan akses ke saluran pembuangan. Film pertama oleh studio Hollywood syuting di bulan Oktober 1911 dan rumah Whitely digunakan sebagai lokasinya.

 

 

9. Hollywood pernah memiliki Komunitas Bebas Alkohol.

Pada akhir tahun 1800an, seorang wanita muda bernama Daeida Hartell melakukan perjalanan ke Hollywood dengan suaminya, Harvey Henderson Wilcox. Mereka berdua memutuskan untuk membeli lahan dan mereka pun pindah secara permanen di sana untuk mengubah tempat itu menjadi “subdivisi utopis” di mana menampung orang barat yang berbudaya, yang ingin mencari udara yang bersih. Tujuan Daeida adalah untuk mengubah kota menjadi “tempat bagi komunitas Kristen yang berbudaya bebas alkohol”.

 

 

10. Banyak perusahaan industri film mengungsi ke California karena Thomas Edison.

Thomas Edison memegang ribuan hak paten di Amerika Serikat, termasuk hak paten yang berhubungan dengan industri film. Seiring waktu, Edison dan pemegang paten yang berhubungan dengan film membentuk Motion Picture Patent Company. Perusahaan itu menjadi tempat untuk produksi, distribusi dan pameran semua hal tentang film. Jadi, jika ada yang ingin terjun di bisnis perfilman harus mendapat persetujuan dari Edison dan perusahaannya.

Akibatnya, banyak perusahaan industri film yang dikenal sebagai “independents” memilih untuk mengungsi ke California karena kebijakan tersebut.

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s